Kamis, 27 Agustus 2009

Tragedi Smaga

Kamis, 27 Agustus 2009
Hmm, percaya gak sih, sama kesialan yang beruntun??
Percaya gak percaya, minumnya Teh Botol Sosro… *LHO??*
Maksudku, percaya aja deh, ma peristiwa yang terjadi di Smaga ini. Dijamin, cerita ini tanpa rekayasa. Bila ada kemiripan nama tokoh, hal itu merupakan hal yang tidak disengaja. *JENG JENG JENG*

Kamis,13 Agustus 2009
Ada salah satu anak Smaga, kelas 12,cewek, yang kesandung sampai pelipisnya berdarah-darah. Waktu itu aku lagi duduk-duduk di undakan depan Bahasa Indonesia 3, ada beberapa anak cowok lagi mapah cewek. Aku kira sih,tu cewek mau dikerjani. Aku ketawa kecil, tapi pas nengok ke belakang,,BUJUGBUSET! Tuh lantai penuh darah yang tercerer-cecer! Bener-bener mirip salah satu adegan di film detektif. Apalagi gayanya Ifa yang sok menelusuri jejak-jejak darah… Berasa syuting Conan,Fa??



darah!!!



Sabtu,15 Agustus 2009

Yang kali ini lebih parah. Ada anak kelas 10 yang jatuh dari lantai 2 waktu lagi lomba Ganesha Adventure. Katanya sih dia mpe patah tulang segala. Hmm, hope he’ll get well soon…

Minggu,17 Agustus 2009
Upacara 17 Agustus di sekolah, tali benderanya putus! Pertanda apakah ini,,mengerikan sekali… Apakah anda memperhatikan, semua kejadian ini berjarak masing-masing 2 hari?? Apakah ini sebuah kutukan dari hantu toilet,,karena anak-anak Smaga mengguyur WC kurang bersih??? TIDAAKK!!! (kelebihan makan Chocholatos jadinya begini deh…)

Aku,Ucik,ma Gista mpe berunding,”Aduh,kok kejadiannya berpola gini ya.. Besok tanggal 19 kejadian apa lagi ya? Naudzubillah…

Rabu,19 Agustus 2009
Yep, jangan pernah berfikir kalau kemalangan tidak akan menimpamu. Kali ini korbannya saya sodara-sodara… SAYA. Pagi ini saya menjatuhkan sekitar 5-7 motor di parkiran. YUPZ! Lima sampai tujuh motor! Betapa naifnya saya, kalau berfikir saya tidak akan kenapa-napa, kalau saya akan menjalani hidup tenang selamanya, kalau marabahaya tidak akan mendatangi saya…

Tadi pagi kan aku mau parkir di depan ruang seni… Nah,waktu aku sedang memundurkan motorku, GAK SENGAJA bagian depan motorku nyenggol motornya bapak penjaga sekolah. Ya Allah,nyenggol dikit doang,suer! Tapi tiba-tiba, NGIUUNG, BRUUK. Motornya jatuh. Aku yang saat itu posisinya lagi ada di atas motor, cuma melongo. Well, aku kira masalah udah selesai. Tiba-tiba lagi, NGIUUNG, BRUUK. Motor sebelahnya ikut jatuh dengan anggun. Oke,panik mode on. Aku melihat sekeliling, memohon bantuan. Tapi disekelilingku cuma ada adik kelas cewek, yang sama-sama bengongnya kayak aku. Tiba-tiba lagi, NGIUUNG,BRUUK,BRUUK,BRUUK. Dua atau tiga motor jatuh karambol. Panik stadium 4. Aku benar-benar speechless, dan melihat adiknya dengan tatapan super-duper-melas, memohon pertolongan. Tapi adiknya cuma berdiri, gak melakukan apapun! Dan, mataku menatap motor yang akan tumbang lagi. Panik stadium 9. Aku antara ingin mencegah motor itu biar gak jatuh atau mempertahankan posisi motorku-yang-sedang-aku-naiki-yang-juga-lagi-oleng. Dan yang paling mengherankan, adik-kelas-cewek-tak punya jiwa sosial itu cuma berdiri saja, gak nolongin sama sekali! Padahal dia sedang berada pada posisi bebas, gak lagi terjebak di atas motor kayak aku! Rasanya kaya pengen marah,mengumpat,nangis,dan juga ketawa. Aslinya kejadian itu lucu banget,sumpah, ASAL BUKAN AKU YANG NGALAMI.

Dan akhirnya motor itu tumbang juga, dengan membawa motor di sebelahnya tumbang bersama. Aku yang akhirnya sadar dari trans-ku, akhirnya langsung memarkir motorku asal-asalan, naruh helm, lalu lari menuju motor yang aku jatuhin tadi, dan mengangkatinya satu persatu, TANPA ADA YANG MBANTUIN! $*^%@!

Kemana perginya adik-kelas-nyebeli itu? Dia ilang,melanglang buana, gak mencoba sedikitpun buat mbantuin. Fuck

O,ya. Buat kamu yang hari itu parkir di pinggir lapangan basket depan ruang kesenian, yang merasa motornya rada-rada lecet, AKU-SANGAT-MENYESAL. Sungguh kawan, ini merupakan ketidaksengajaan. Dan buat pemilik motor biru berspion putih, maaf banget aku udak matahin spionmu,huhu… Kalau perlu, aku ganti deh. Tapi jangan yang mahal-mahal ya,, aku gak punya duit…
Waktu istirahat aku udah ngecek motor-berspion-patah, tapi kok motornya gak ada ya?? Jangan-jangan itu cuma mimpi? *ngareep*



TKP


Seperti yang telah saya sampaikan di atas, jangan pernah berfikir kalau kemalangan tidak akan menimpamu .Ingat kawan, bahaya selalu mengintaimu, dimana kamu berada. Bisa aja kamu jatuh saat kesandung tali sepatumu sendiri. Atau tas-mu menyenggol salah satu motor di perkiran dan membuat tujuh motor lainnya ikut terjatuh. Atau mungkin, ada temenmu yang dendam, lalu melempar kamu dari lantai dua (Oke,sepertinya aku harus stop makan Chocolatos)


Segitu dulu deh. Sekali lagi, aku bener-bener minta maaf sama pemilik motor-motor yang gak sengaja aku jatuhin… Luckily, setelah tragedi motor, kayaknya gak ada peristiwa-peristiwa aneh lagi. Let’s hope for the best

1 komentar:

Anonim mengatakan...

Hehe,,, Menarik sekali.. Klo ga salah ada ayat yang mangatakan.. "Aku adalah sesuai sangkaan hamba2ku"

Posting Komentar

 
Tauk- Ah - Gelap © 2008. Design by Pocket