Senin, 16 Mei 2011

Beauty is A Pain

Senin, 16 Mei 2011
Yeah, beauty is a pain,dude. Kalau nggak percaya, silahkan saja coba facial.

Facial= membayar untuk disiksa.

Saya nggak tahu kenapa saya bisa kepikiran untuk facial. Awalnya sih,saya merasa hidung saya kayak parutan− banyak banget komedonya. Lalu saya iseng-iseng ngajak teman saya facial. Yah, sekalian mengisi waktu libur gitu. Jessica dan Raina setuju, Haunina ogah. Katanya,”Nggak ah, aku takut facial. Aku nemeni kalian aja,deh.”

Saya tahu kalau facial itu sakit. Tapi saya nggak tahu kalau ternyata facial itu bener-bener sakit mampus.

Pertamanya enak sih, dipijeti, dikasih krim-krim wangi… Namun setelah penguapan,si mbak-mbaknya ngasih saya tissue. Batin saya,”Ni tissue buat apa sih? Nggak penting banget.”

Lalu si mbak-mbaknya bilang dengan suara lembut nan menggoda,”Maaf ya kak, ini akan terasa sedikit sakit.” Saya mah ngangguk-ngangguk aja.  Tapi setelah dia ‘bereksperimen’ dengan wajah saya, buset, INI SIH NAMANYA NGGAK SEDIKIT SAKIT LAGI! Ini adalah banyak-banyak-banyak rasa sakit. Wajah saya serasa ditusuk-tusuk dengan jarum (saya curiga mereka memang pake jarum beneran).

Sewaktu sampai di bagian hidung, saya sudah nggak tahan lagi. Rasanya pengen teriak,”Bodo! Ambil aja uang saya! Ambil semuanya! Saya mo pergi!”, trus keluar ngacir dengan masih pake kemben. Tapi sayangnya, ide gila itu nggak saya laksanakan, jadi saya cuma meringis-ringis kesakitan dan berharap semoga siksaan ini segera berakhir.

Sekarang saya tahu kenapa mereka member saya tissue: untuk mengelap air mata! Yep, air mata saya sampai meleleh saking sakitnya. Ternyata, kesakitan yang luar biasa bisa memacu kenerja kelenjar air mata lho teman-teman! (sok ilmiah banget sih lu,Vit)

By the way anyway busway, sehabis facial, hidung saya yang tadinya mirip parutan, sekarang jadi mirip prosotan.  Yeaah, paling nggak komedo saya ilang lah -__-"

Minggu, 15 Mei 2011

A Crazy Little Thing Called Love

Minggu, 15 Mei 2011
klik untuk memperbesar gambar

One of my favorite scene :)

This is a very recommended movie. Nonton film ini bikin ngakak-ngakak, nangis bombay, dan membatin “Damn, I miss my highschool!”

Yep, film ini bisa membawa anda bernostalgia tentang masa-masa SMP/SMA anda.  Tentang cinta pertama, ngefans senior yang populer, punya sahabat yang ancur-ancur  but always support you, dan kisah-kisah SMA lainnya yang selalu manis untuk dikenang.

Tonton deh, bagus banget :)
*kehabisan kata-kata untuk mendeskripsikan film ini*


For three years, I have done everything. I changed because of you. I applied for classical dancing club, I acted on a play, I became a drum major, I studied harder — it’s all because of you. But now I know, the thing I should have done instead — the only thing I should have done a long time ago — is tell you that… I love you.
A Crazy Little Thing Called Love

source gambar:
yang atas= bikin sendiri
yang bawah = http://ohmariomaurer.tumblr.com
 
Tauk- Ah - Gelap © 2008. Design by Pocket